Rabu, 01 Mei 2013

Mengenal dekat Ustad Jeffri Al Buchori


Ustadz ganteng ini laris diminta berdakwah. Perjalanan hidup Jeffry Al Buchori sungguh dahsyat. Penuh gejolak dan tikungan tajam. Proses pergulatan yang luar biasa ia alami sampai ia menemukan kehidupan yang tenang dan menenteramkan. Simak kisahnya yang sangat memikat mulai nomor ini.
Sebetulnya aku tidak ingin bercerita banyak tentang masa laluku. Maklum, masa laluku sangat kelam. Namun, setelah kupikir, siapa tahu perjalanan hidupku ini bisa menjadi pelajaran bagi orang lain. Baiklah, aku bersedia membagi pengalaman hidupku pada para pembaca. Insya Allah, ada gunanya.
Aku lahir dengan nama Jeffry Al Buchori Modal pada 12 April 1973 di Jakarta. Waktu aku lahir, keluargaku memang sudah menetap di Jakarta. Aku lahir sebagai anak tengah, maksudku anak ke-3 dari lima bersaudara. Tiga saudara kandungku laki-laki, dan si bungsu adalah perempuan. Layaknya bersaudara, hubungan kami berlima cukup dekat. Sekadar bertengkar, sih, wajar saja. Apalagi, jarak usia kami tidak berjauhan.
Apih (panggilan Jefri untuk ayahnya, Red.), M. Ismail Modal, adalah pria bertubuh tinggi besar asli Ambon, sedangkan Umi, begitu aku biasa memanggil ibu, Tatu Mulyana asli Banten. Apih mendidik kami berlima dengan sangat keras. Tapi, kalau tidak begitu, aku tidak akan merasakan manfaat seperti sekarang. Kalau kami sampai lupa salat atau mengaji, wah, jangan ditanya hukuman yang akan diberikan Apih. Dalam hal agama, Apih dan Umi memang mendidik kami secara ketat.
Namun, sebetulnya Umi adalah seorang ibu yang amat sabar dan lembut dalam menghadapi anak-anaknya. Apih pun orang yang selalu bersikap obyektif. Dia akan membela keluarganya mati-matian bila memang keluarganya yang benar. Sebaliknya dia tidak segan-segan menyalahkan kami bila memang berbuat salah.
Berada di lingkungan keluarga yang taat agama membuatku menyukai pelajaran agama. Sewaktu kelas 5 SD, aku pernah ikut kejuaraan MTQ sampai tingkat provinsi. Selain agama, pelajaran yang juga kusukai adalah kesenian. Entah mengapa, aku suka sekali tampil di depan orang banyak. Oh ya, setelah kenaikan kelas, dari kelas 3 aku langsung melompat ke kelas 5. Jadilah aku sekelas dengan kakakku yang kedua.

BERKEPRIBADIAN GANDA

Lulus SD, Apih memasukkanku dan kedua kakakku ke sebuah pesantren modern di Balaraja, Tangerang. Beliau ingin kami mendalami pelajaran agama. Rupanya tidak semua keinginannya bersambut, semua ini karena kenakalanku.
Orang bilang, anak tengah biasanya agak nakal. Aku tidak tahu ungkapan itu benar atau tidak. Yang jelas hal itu berlaku padaku. Sebagai anak tengah, aku sering membuat orang tua kesal. Di pesantren, aku sering berulah.
Salah satu kenalakanku, di saat yang lain salat, aku diam-diam tidur. Kenakalan lain, kabur dari pesantren untuk main atau nonton di bioskop adalah hal biasa. Sebagai hukumannya, kepalaku sering dibotaki. Tapi, tetap saja aku tak jera.
Tampaknya aku seperti punya kepribadian ganda, ya. Di satu sisi aku nakal, di sisi lain keinginan untuk melantunkan ayat-ayat suci begitu kuat. Tiap ada kegiatan keagamaan, aku selalu terlibat. Bersama kedua kakakku, aku juga pernah membuat drama tanpa naskah berjudul Kembali Ke Jalan Allah yang diperlombakan di pesantren. Ternyata karya kami itu dinilai sebagai drama terbaik se-pesantren.
Bahkan, aku juga juara lomba azan, lomba MTQ, dan qasidah. Akan tetapi, entah kenapa, aku juga tak pernah ketinggalan dalam kenakalan. Tinggal dalam lingkungan pesantren, kelakuan burukku bukannya berkurang, malah makin menjadi. Puncaknya, aku sudah bosan bersekolah di pesantren.
Akhirnya, hanya empat tahun aku di pesantren. Dua tahun sebelum menamatkan pelajaran, aku keluar. Lalu, Apih memasukkanku ke sekolah aliyah (setingkat SMA, Red.). Rupanya keluar dari pesantren tidak membuatku lebih baik. Aku yang mulai beranjak remaja justru jadi makin nakal.

Kenal dunia malam
Memang, sih, tiap ada acara keagamaan aku tak pernah ketinggalan. Namun, aku juga selalu mau bila ada teman mengajak ke kantin sekolah. Bukan untuk jajan, tapi memakai narkoba! Aku juga sering kabur dan pergi tanpa tujuan yang jelas. Ya, aku seperti burung lepas dari sangkar, terbang tak terkendali.
Masa SMA memang suram bagiku. Masa yang tak pernah lengkap. Maksudnya, aku tak punya teman sebaya. Kenapa? Ya, meski usiaku masih 15 tahun, aku bergaul dengan pemuda berusia 20 tahunan. Pacaran pun dengan yang lebih tua. Di sekolah ini aku hanya bertahan setahun. Pindah ke SMA lain, keseharianku tak jauh berbeda. Malah makin parah.
Dari perkenalan dengan beberapa teman, aku mengenal petualangan baru. Umur 16 tahun, aku mulai kenal dunia malam. Aku masuk sekolah hanya saat ujian. Buatku, yang penting lulus. Aku lebih suka mendatangi diskotek untuk menari. Terus terang, aku memang tertarik pada tarian di diskotek. Tiap ke sana, diam-diam aku selalu mempelajari gerakan orang-orang yang nge-dance. Lalu kutirukan.
Aku jadi seorang penari, bertualang dari satu diskotek ke diskotek lain, tenggelam dalam dunia malam. Saat ada lomba dance, aku mencoba ikut. Usahaku tak sia-sia. Beberapa kali aku berhasil memboyong piala ke rumah sebagai the best dancer. Selain itu, aku juga berhasil jadi penari di Dufan pada tahun 1990, meski hanya selama setahun. Sampai sekarang masih banyak temanku yang jadi penari di sana.
Aku juga pernah jadi foto model, bahkan ikut fashion show di diskotek. Mungkin waktu itu aku merasa sangat cakep, ya. Tapi menurutku, kegiatan-kegiatan itu masih positif, meski terkadang aku suka minum. Dengan segala kebengalanku, tahun 1990 aku berhasil lulus SMA.

Bermain Sinetron

Aku mengalami masa yang menurutku paling dahsyat setelah tamat SMA. Ceritanya salah seorang teman penari, memperkenalkanku pada Aditya Gumai yang saat itu aktif di dunia seni peran. Dari Aditya aku mengenal dunia akting. Waktu itu, kami masih latihan menari di Taman Ismail Marzuki. Saat latihan pindah ke Gedung Pemuda di Senayan, mulailah aku main sinetron. Mulanya aku hanya mengamati para pemain yang sedang syuting, sambil diam-diam belajar.
Aku memang suka mencuri ilmu. Waktu tidur di kos salah satu temanku di dekat kampus Institut Kesenian Jakarta, aku sering mencuri ilmu juga dari para mahasiswa. Kalau mereka sedang kuliah atau praktik, aku sering mengamati mereka.
Nah, ketika para pemain sinetron sedang latihan, terkadang aku menggantikan salah satunya. Ternyata aku ditertawakan. Karena pada dasarnya aku orang yang enggak suka diperlakukan seperti itu, aku malah jadi terpacu. Aku makin giat berlatih akting secara otodidak. Akhirnya, saat yang senior belum juga dapat giliran main, aku sudah mendapat peran. Aku diajak Aditya main sinetron. Waktu dikasting, aku berhasil mendapat peran.
Tahun 1990, aku main sinetron Pendekar Halilintar. Saat itu, sinetron masih dipandang sebelah mata oleh bintang film. Namun, Apih mati-matian menentangku. Kenapa? Rupanya Apih tahu persis seperti apa lingkungan dunia film. Dulu, beliau juga pernah main film action, antara lain Macan Terbang dan Pukulan Berantai. Dari beliaulah aku menuruni darah seni.
Ditentang Apih tak membuat langkahku surut. Mungkin jalan hidupku memang harus begini. Tak satu pun larangan Apih yang mampir ke otakku untuk kujadikan bahan pikiran. Nasihat Apih tak lagi kudengarkan. Tawaran untuk main sinetron yang berdatangan membuatku makin yakin, inilah yang kucari. Aku tak mau menuruti keinginan orang tua karena merasa diriku benar. Akhirnya konflik antara aku dan orang tuaku pecah.
Sebagai bentuk perlawananku pada orang tua, aku tak pernah pulang ke rumah. Tidur berpindah-pindah di rumah teman. Rambut juga kupanjangkan. Aku seperti tak punya orang tua. Bahkan, tak pernah terlintas dalam benakku bahwa suatu hari mereka akan pulang ke haribaan. Yang kupikirkan hanya kesenangan dan egoku semata.
Pada saat bersamaan, karierku di dunia seni peran terus melaju. Aku semakin mendapatkan keasyikan. Setelah itu, aku mendapat peran dalam sinetron drama Sayap Patah yang juga dibintangi Dien Novita, Ratu Tria, dan almarhum WD Mochtar.
Aku semakin merasa pilihanku tak salah setelah dinobatkan sebagai Pemeran Pria Terbaik dalam Sepekan Sinetron Remaja yang diadakan TVRI tahun 1991. Aku bangga bukan main, karena merasa menang dari orang tua. Kesombonganku makin menjadi. Aku makin merasa inilah yang terbaik buatku, ketimbang pilihan orangtuaku.

Di ka'bah memohon pengampunan

Tawaran main sinetron berdatangan menghampiri Jeffry. Seiring dengan itu, ia makin tenggelam dalam dunianya yang kelam.
Sejak kenal sinetron, aku makin menyukai dunia akting. Aku tak peduli meski Apih menentangku. Namun, belakangan aku paham, di balik ketidaksetujuannya, sebetulnya orang menyimpan rasa bangga. Orang tua cerita, mereka sedang ke Tanah Suci membawa rombongan ibadah haji saat sinetron Sayap Patah yang kumainkan ditayangkan.
Ternyata, mereka nonton sinetronku. Komentar mereka membanggakanku. Mereka mengakui, ternyata aku bisa berprestasi. Setelah itu, aku mendapat berbagai tawaran main, antara lain sinetron Sebening Kasih, Opera Tiga Jaman, dan Kerinduan. Selain namaku makin mencuat, rezeki juga terus mengalir.
Namun, aku malah jadi lupa diri. Ketenaran tidak penting buatku. Yang penting menikmati hidup. Dunia malam terus kugeluti. Kalau ke diskotek, aku tak lupa mengonsumsi narkoba. Bahkan, untuk urusan yang satu ini, aku bisa dibilang tamak. Biasanya, aku meminum satu pil dulu. Kalau kurasa belum “on”, kuminum satu lagi. Begitu seterusnya.
Akhirnya, aku jadi sangat mabuk. Pandanganku pun jadi kabur. Mau melihat arloji di tangan saja, aku harus mendekatkannya ke wajahku, sambil menggoyang-goyangkan kepala dan membelalakkan mata supaya bisa melihat dengan lebih jelas. Parah, ya? Begitulah kebandelanku terus berlangsung
 
Kecanduanku semakin parah

Suatu hari di tahun 1992, Apih meninggal karena sakit. Aku menyesal bukan main karena selama ini selalu mengabaikan nasihat Apih. Menjelang kepergiannya, aku berdiri di samping tempat tidurnya di rumah sakit sambil menangis. Melihatku seperti itu, Apih mengatakan, laki-laki tak boleh menangis. Laki-laki pantang keluar air mata. Bayangkan, bahkan di saat-saat terakhirnya pun Apih tetap menunjukkan sikapnya yang penuh kasih padaku yang durhaka ini.
Sore itu aku dimintanya pulang ke rumah dan beliau memberiku ongkos. Aku menurut. Begitu aku pulang, Allah mengambilnya. Aku syok berat. Saat Apih dimakamkan, aku turun ke liang lahat dan memeluk jasadnya. Aku tak mau beranjak meski makam akan ditutup. Aku tak mau melepas kepergiannya. Aku menyesali perbuatanku. Selama Apih masih hidup, aku tak pernah mau mendengarkan ucapannya.
Sejak itu, Umi membesarkan kami berlima. Hidupku terus berjalan. Bukan ke arah yang baik, namun aku kembali ke masa seperti dulu. Penyesalan yang sebelumnya begitu menghantuiku karena ditinggal Apih, seolah lenyap. Kebandelanku bahkan makin menjadi sepeninggal Apih. Kesombonganku juga lebih besar dari sebelumnya karena merasa berprestasi dan punya uang banyak. Tak seorang pun kudengarkan lagi nasihatnya.
Ketika temanku menasihati, aku mencibir. Siapa dia sampai aku harus mendengarkan ucapannya? Ucapan orang tua saja tak kugubris. Aku tenggelam dalam duniaku sendiri dan jadi pecandu narkoba. Waktu itu, aku beralasan karena ada masalah di rumah. Padahal, sebetulnya alasan apa pun, termasuk broken home atau teman, tidak bisa dijadikan alasan. Diri sendirilah alasannya, karena bagaimana pun, kita lah yang menentukan semua yang terjadi pada diri kita.
Jadi, tidak perlu membawa-bawa orang lain atau keadaan. Namun, kesadaran seperti ini mana mungkin muncul pada diriku yang waktu itu sangat arogan? Aku makin jauh dari Tuhan. Padahal, sebelah rumahku ada masjid. Ketika orang berpuasa di bulan Ramadan pun, aku tetap melakukan kemaksiatan. Lalu, saat Lebaran tiba dan orang-orang sibuk bertakbir, aku malah sibuk mencari celah waktu dan tempat di mana aku bisa berbuat maksiat.
Semua ilmu agama yang pernah kupelajari dan kemampuan membaca Quran seperti hilang. Akal sehatku seperti hilang. Kecanduanku pada narkoba juga makin parah, bahkan sampai mengalami over dosis dan aku hampir mati. Kejahatan demi kejahatan moral terus kulakukan.

Nama di coret

Tak perlu aku menceritakan detail tentang kejahatan yang kulakukan. Yang jelas, suatu hari aku merasa menderita karena ketakutan setelah melakukan sebuah perbuatan. Aku benar-benar ketakutan! Aku jadi gampang curiga pada siapa saja. Aku selalu berburuk sangka pada apa pun. Kesombonganku pada uang dan prestasi lenyap digantikan ketakutan. Yang kulakukan setiap hari adalah berdiam diri di kamar, dengan selalu berpikiran bahwa setiap orang yang datang akan membunuhku. Aku sibuk mengintip dari bawah pintu, siapa tahu ada orang datang untuk membunuhku.
Telingaku jadi sangat sensitif. Aku sering merasa mendengar ada orang sedang berjalan di atap rumah ingin membunuhku. Aku tersiksa selama berhari-hari, berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan. Orang-orang mengatakan, aku sudah gila.
Pada saat bersamaan, kecanduanku pada narkoba membuatku termasuk dalam daftar hitam dunia sinetron. Namaku dicoret. Tak ada lagi yang mau memakaiku sebagai pemain. Selain itu, cewek-cewek yang ada di dekatku juga menjauh. Dulu aku termasuk playboy.
Di saat aku sendiri, ada Umi yang selama ini sudah sangat sering kusakiti hatinya. Umi tetap menyayangiku dengan cintanya yang besar. Seburuk apa pun orang berkomentar tentang aku, hati Umi tetap baik dan sabar. Air matanya tak pernah kering untuk mendoakan anak-anaknya, terutama aku agar berubah jadi lebih baik.
Doa tulus Umi dikabulkan Allah. Sungguh luar biasa, Allah menunjukkan kebaikan-Nya padaku. Allah memberiku kesempatan untuk bertobat. Kesadaran ini muncul lewat suatu proses yang begitu mencekamku.

Di ajak Umi umroh

Sungguh, aku merasa sangat ketakutan ketika suatu hari bermimpi melihat jasadku sendiri dalam kain kafan. Antara sadar dan tidak, aku terpana sambil bertanya pada diri sendiri. Benarkah itu jasadku? Aku juga disiksa habis-habisan. Begitulah, setiap tidur aku selalu bermimpi kejadian yang menyeramkan. Dalam tidur, yang kudapat hanya penderitaan. Aku jadi takut tidur. Aku takut mimpi-mimpi itu datang lagi.
Aku juga jadi takut mati. Padahal dulu aku sempat menantang maut. Meminta mati datang karena aku tak sanggup lagi bertahan saat ada masalah dengan seorang cewek. Sebetulnya sepele, kan? Tapi masalah itu kuberat-beratkan sendiri. Rasa takut mati itulah yang akhirnya membuatku sadar bahwa ada yang tidak meninggalkanku dalam keadaan seperti ini, yaitu Allah.
Aku teringat kembali pada-Nya dan menyesali semua perbuatanku selama ini. Pelan-pelan, keadaanku membaik. Kesadaran-kesadaran itu datang kembali. Aku menemui Umi, bersimpuh meminta maaf atas semua dosa yang kulakukan. Umi memang luar biasa. Betapa pun sudah kukecewakan demikian rupa, beliau tetap menyayangi dan memaafkanku. Umi lalu mengajakku berumrah.
Dengan kondisiku yang masih labil dan rapuh, kami berangkat ke Tanah Suci. Kali ini aku berniat sembuh dan kembali ke jalan Allah. Di sana, aku mengalami beberapa peristiwa yang membuatku sadar pada dosa-dosaku sebelumnya. Usai salat Jumat di Madinah, Umi mengajakku ke Raudhoh. Aku tak tahu apa itu Raudhoh, tapi kuikuti saja. Umi terus meminta ampunan pada Allah.
Aku lalu keluar, berjalan menuju makam Nabi Muhammad. Aku bersalawat. Begitu keluar dari pintu masjid, rasanya seperti ada yang menarikku. Aku mencoba berjalan sekuat tenaga, tapi tak bisa. Kekuatan itu rasanya sangat besar. Aku lalu bersandar pada tembok. Air mataku yang dulu tak pernah keluar, kini mengalir deras. Aku menyesali dosa-dosaku, dan berjanji tak akan melakukan lagi semua itu.
Bagai sebuah film yang sedang diputar, semua dosa yang pernah kulakukan terbayang jelas di pelupuk mataku silih berganti, mulai dari yang kecil sampai yang besar. Tiba-tiba dari mulutku keluar kalimat permintaan ampunan pada Allah. Di Mekkah, di hadapan Kabah, aku merapatkan badan pada dindingnya.
Aku bersandar, menengadahkan tangan memohon ampun karena terlalu banyak dosa yang kulakukan. Seandainya sepulang dari Tanah Suci ini melakukan dosa lagi, aku minta pada Allah untuk mencabut saja nyawaku. Namun, seandainya punya manfaat untuk orang lain, aku minta disembuhkan. Aku yang dulu angkuh, sekarang tak berdaya. Setelah pulang beribadah, aku membaik. Aku mencoba bertahan dalam kondisi bertobat itu, tapi ternyata sulit luar biasa.

Bidadari cantik jadi pembangkit hidup

Setelah berkali-kali jatuh-bangun, akhirnya Jeffry kembali dekat pada agama. Kasih sayang kekasih yang akhirnya menjadi istri ikut menjadi pembangkit semangatnya. Perjuangannya menjadi ustaz cukup berat sampai akhirnya ia sukses jadi penceramah. Sepulang umrah, aku mencoba hidup lurus. Namun, lagi-lagi aku tergoda. Suatu malam, aku dan teman-teman berencana nonton jazz di Ancol. Aku memperingatkan mereka untuk tidak bawa narkoba, karena
kami sudah sepakat untuk berhenti memakai. Ternyata, salah satu temanku masih saja membawa cimeng. Apesnya, kami dirazia polisi di depan Hailai.
Teman-temanku yang lain kabur. Tinggallah aku, temanku yang membawa cimeng, dan satu teman lain. Aku sulit kabur karena mobil yang kami pakai adalah mobilku. Akhirnya kami bertiga dibawa ke kantor polisi dan ditahan. Aku dilepas karena tak terbukti membawa. Kucoba telepon Umi untuk menjelaskan masalah ini, tapi Umi tak mau menerima teleponku.
Si penerima telepon malah diminta Umi untuk mengatakan, beliau tak anak bernama Jeffry. Hatiku tercabik-cabik. Pedih rasanya tak diakui sebagai anak oleh Umi. Kuakui, pastilah hati Umi sudah sedemikian sakitnya. Bayangkan, aku yang sebelumnya sudah mengaku bertobat, malah kembali memilih jalan yang salah. Meski aku sudah bersumpah demi Tuhan tidak memakai narkoba lagi, Umi tak percaya lagi. Itulah puncak kemarahan Umi Sungguh bersyukur, Allah masih berkenan menolongku. Datang seorang gadis cantik dalam hidupku. Ia mau menerimaku apa adanya. Sebelumnya, banyak gadis meninggalkanku sehingga aku merasa sebatang kara dalam cinta. Gadis bernama Pipik Dian Irawati ini seorang model sampul sebuah majalah remaja tahun 1995, asal Semarang.

Cuek saat pacaran

(Berikut ini adalah penuturan Pipik: Aku pertama kali melihatnya sedang makan nasi goreng di Menteng sekitar tahun 1996 – 1997. Rambutnya gondrong. Waktu itu, aku bersama Gugun Gondrong. Setahuku, Jeffry adalah pemain sinetron Kerinduan, karena aku mengikuti ceritanya. Aku ingin berkenalan dengannya, tapi Gugun melarangku.
Tak tahunya, waktu buka puasa bersama di rumah Pontjo Sutowo, aku bertemu lagi dengannya. Rambutnya sudah dipotong pendek. Aku nekat berkenalan. Kami mulai dekat dan saling menelepon. Aku enggak tahu kapan kami resmi pacaran, karena enggak pernah “jadian”. Dia juga tak pernah menyatakan cinta. Waktu pacaran, dia cuek setengah mati.
Awalnya, semangatnya boleh juga. Pertama kami pergi bareng, dia datang ke rumah di Kebon Jeruk, di tengah hujan deras dari rumahnya di Mangga Dua. Jeffry naik taksi dengan memakai jins dan sepatu bot. Ia yang hanya bawa uang Rp 50 ribu, mengajakku nonton di Mal Taman Anggrek. Di dalam bioskop, kami seperti nonton sendiri-sendiri. Dia diam saja selama nonton.
Sejak itu, kami sering jalan bareng, karena kami memang hobi nonton dan makan. Semakin dekat dengannya, aku makin tahu ternyata dia pemakai narkoba kelas berat. Teman-temanku mulai bertanya, mengapa aku mau berpacaran dengannya. Aku sendiri tak tahu persis alasannya. Mungkin rasa sayang yang sudah terlanjur muncul dalam hati yang membuatku mau bertahan. Hatiku terenyuh dan tak mau meninggalkan dia sendiri.
Tentu saja keluargaku tak ada yang tahu, karena sengaja kusembunyikan. Mungkin mereka baru tahu sekarang, setelah membaca kisah hidupnya di berbagai media. Sementara itu, aku sibuk tur keluar kota sebagai model, sehingga kami sering tak ketemu. Akhirnya kami putus. Waktu akhirnya ketemu lagi, ternyata dia sudah punya pacar lagi. Karena masih sayang, aku sering membawakannya hadiah dan memberi perhatian. Setelah Jeffry putus dari pacarnya, kami kembali bersatu.)

Jualan kue

Pipik sangat berarti buatku. Dia mengerti, peduli dan perhatian padaku. Padahal, aku sempat hampir menikah dengan orang lain. Ternyata Allah sayang padaku. Allah menunjukkan, wanita yang nyaris kunikahi itu bukan untukku. Pipik bagai bidadari yang datang dengan cinta yang besar. Ia memberi keyakinan, menikah dengannya akan membawa perubahan besar dalam hidupku.
Aku mendatangi Umi dan minta izin untuk menikah. Luar biasa, Umi tetap menerimaku dengan segala kasih sayangnya. Sambil menangis, Umi mengizinkanku menikah. Aku sendiri terbilang nekat. Sebab, waktu itu aku tak punya-apa. Badan pun kurus kering, dengan mata belok, dan penyakit paranoid yang kuderita tak kunjung sembuh. Bahkan, pekerjaan pun aku tak punya.
Untuk menghindari maksiat, kami menikah di bawah tangan pada tahun 1999. Teman-temanku yang sekarang sudah meninggal karena over dosis, sempat menghadiri pernikahanku. Setelah itu, kami tinggal di rumah Umi. Sekitar 4 – 5 bulan setelah itu, kami menikah secara resmi di Semarang.
Namun, menikah rupanya tak cukup menghentikan kebandelanku. Istriku pun merasakan getahnya. Aku pernah memakai narkoba di depannya, dan menggunakan uangnya untuk membeli barang haram tersebut.
Kesulitan lain, aku dan Pipik sama-sama menganggur. Pernah kami mencoba berdagang kue. Malam hari kami menggoreng kacang, esok paginya bikin kue isi kacang dan susu. Lalu kami titipkan ke toko kue.
Tapi mungkin rezeki kami bukan di situ. Kue yang kami buat hanya laku beberapa buah. Dalam sehari kami hanya membawa pulang Rp 200 – 300. Akhirnya kami berhenti berjualan kue. Kehidupan kami selanjutnya kami jalani dengan penuh perjuangan sekaligus kesabaran.

Makan sepiring berdua

(Kesetiaan Pipik begitu luar biasa. Simak penuturannya berikut ini. Perasaan sayang yang sangat kuat membuatku mantap menikah dengannya. Aku tak peduli lagi meski dia pecandu, bahkan pernah mengalami over dosis dan hampir gila karena paranoidnya. Aku banyak mengalami hal-hal luar biasa dengannya. Kalau tidak sabar, mungkin aku sudah tidak bersamanya lagi.
Awal menikah, kami tinggal di rumah Umi. Meski hidup seadanya, beliaulah yang membiayai hidup kami. Aku dan Jeffry tak jarang makan sepiring berdua, karena memang benar-benar tak ada yang bisa dimakan. Berat rasanya jadi istri dari suami penganggur, apalagi setelah menikah aku tidak lagi bekerja.
Tapi aku yakin, Allah tidak mungkin memberikan cobaan pada umat-Nya melebihi kemampuannya. Aku yakin, pasti ada sesuatu yang akan diberikan Allah padaku. Beruntung, Umi sangat sayang padaku.
Aku sendiri tak jera memberi masukan padanya untuk mengubah hidup. Kami sama-sama saling belajar menerima kelebihan dan kekurangan satu sama lain. Pelan-pelan, hidupnya mulai berubah menjadi lebih baik, terutama setelah aku hamil. Mungkin dia sendiri sudah capek dengan kehidupannya yang seperti itu.)

Hidup dijalan allah

Pelan-pelan, aku kembali dekat pada agama. Perubahan besar terjadi dalam hidupku pada tahun 2000. Kala itu, Fathul Hayat, kakak keduaku yang setengah tahun silam meninggal karena kanker otak, memintaku menggantikannya memberi khotbah Jumat di Mangga Dua. Pada waktu bersamaan, dia diminta menjadi imam besar di Singapura.
Fathul memang seorang pendakwah. Selama dia di Singapura, semua jadwal ceramahnya diberikan padaku. Pertama kali ceramah, aku mendapat honor Rp 35 ribu. Uang dalam amplop itu kuserahkan pada Pipik. Kukatakan padanya, ini uang halal pertama yang bisa kuberikan padanya. Kami berpelukan sambil bertangisan.
Selanjutnya, kakakku memintaku untuk mulai menjadi ustaz. Inilah jalan hidup yang kemudian kupilih. Betapa indah hidup di jalan Allah. Aku mulai berceramah dan diundang ke acara seminar narkoba di berbagai tempat. Namun, perjuanganku tak semudah membalik telapak tangan. Tak semua orang mau mendengarkan ceramahku karena aku mantan pemakai narkoba. Tapi aku mencoba sabar.
Alhamdulillah, makin lama ceramahku makin bisa diterima banyak orang. Bahkan sekarang, aku banyak diundang untuk ceramah di mana-mana, termasuk di luar kota dan stasiun teve. Aku bersyukur bisa diterima semua kalangan. Aku pun ingin berdakwah untuk siapa saja. Aku ingin punya majelis taklim yang jemaahnya waria. Mereka, kan, juga punya hak untuk mendapatkan dakwah.
Kebahagiaan kami bertambah ketika tahun 2000 itu, lahir anak pertama kami, Adiba Kanza Az-Zahra. Dua tahun kemudian, anak kedua Mohammad Abidzan Algifari juga hadir di tengah kami. Mereka, juga istriku, adalah inspirasi dan kekuatan dakwahku. Kehidupan kami makin lengkap rasanya.
Sampai sekarang, aku masih terus berproses berusaha menjadi orang yang lebih baik. Semoga, kisahku ini bisa jadi bahan pertimbangan yang baik untuk menjalani hidup. Pesanku, cintailah Tuhan dan orangtuamu, serta pilihlah teman yang baik.

Sampai tutup usia
 
Sesampai UJ tutup usianya pada jum'at pagi tanggal  26 april 2013 .Begitu meninggalkan kisah dan pilu yang begitu mendalam di hati insan lainnya . Kecelakaan tunggal yang merenggut nyawanya tersebut terjadi ketika beliau sehabis pulang berkumpul bersama saudara dan teman lainnya.Mudah-mudahan keluarga beserta semua umat yang merasa kehilangan atas kepergian Uj bisa sabar. Begitu banyak hikmah yang dapat kita ambil dari kisah UJ . Hidupnya yang selalu dermawan kepada siapapun yang membuat semua orang kagum dan merasa kehilangan atas kepergiannya. Semoga Tuhan menempatkan dia di sisinya,ditempatkan di terbaik sebaik-baiknya tempat kembali . amin

Sabtu, 23 Maret 2013

Mantan Tidak Penting Untuk Di Ingat


 
Dalam sebuah hubungan percintaan dunia remaja,tentu sangat banyaklah yang kisah asmara mereka putus ditengah jalan.Tidak sedikit pula orang yang merasakan sakit hatinya. Yah itu semua akibat dari mereka salah menyimpan rasa.Mereka salah menempatkan rasa sayang mereka.Yang jelas-jelas pada akhirnya hubungan yang mereka anggap tidak akan pernah berakhir ternyata berakhir dan menyisakan kesedihan yang dalam.


Mari kawan belajarlah untuk hidup lebih baik lagi.Putus dengan si kekasih bukanlah akhir dari segalanya.Life must go on and life is so beautiful.So keep enjoyed it ! Meskipun rasa sayang itu begitu sulit untuk di hilangkan,bukan berarti anda harus terus bersedih dan terus merenungi begitu menderitanya diri anda ketika anda diputuskan oleh pasangan anda sendiri.Cobalah berfikir realistis,kebahagiaan dan kelangsungan hidup anda tidak ada pada dirinya.Anda bisa memulai suatu kebahagiaan yang lebih indah dari sebelumnya.

Banyak sekali yang saya temukan,ketika rekan atau teman sepermainan saya putus dengan kekasihnya.Tetapi kadang ada yang tak menganggap itu suatu hal yang menyedihkan.Bahkan ada yang bersyukur atas perpisahanya itu,karena dengan tanpa adanya sang kekasih,hidup mereka lebih bermakna,banyak berkumpul dengan teman.

Tetapi tak banyak juga,yang merasa hidupnya seperti telah berakhir.Yaaah mungkin hal tersebut karena kenangan masa lalu mereka yang sudah begitu melekat dalam diri pribadinya.Kenangan yang sangat indah di antara keduanya.Sehingga hal demikian lah yang membuat mereka susah buat move on .

Namun coba anda bayangkan,ketika anda menjadi single,bukan kah kehidupan anda lebih bermakna.Waktu anda akan lebih positif dari sebelumnya.Anda akan lebih banyak berkumpul dengan teman,dengan keluarga lainnya.Berbeda ketika pacaran,setidaknya anda akan lebih sering menghabiskan waktu berdua saja dengan sang kekasih. Hidup dengan tanpa kekasih bukanlah akhir dari semuanya ko.Malah kebebasan lah yang anda ambil,dan anda mengambil suatu keputusan  yang sangat luar biasa. 

Ayolah belajar menata hidup yang baru.Masih banyak di luar sana yang menunggu anda dan menginginkan anda untuk menjadi kekasih hatinya.Bahkan siapa tahu,seseorang yang baru akan lebih menyayangi dan memberikan kebahagiaan yang lebih dari mantan anda.Jadi mulailah move on dan berusahalah untuk melupakan si mantan.Hidup masih panjang dan begitu indah.Sangat disayangkan kalau hanya untuk memikirkan si mantan.Belum tentu dia juga memikirkan anda.Biarlah masalalu menjadi kenangan yang hanya untuk di ingat,bukan untuk selalu anda kenang yang ujungnya memang merugikan anda sendiri .

Minggu, 17 Februari 2013

Ketika Anda Merasa Kecewa

Salam hangat semoga kebahagiaan berlimpah untuk para pembaca 
Kali ini saya akan membahas tentang bagaimana memaafkan kesalah orang yang sudah lama anda kenal ,namun pada akhirnya dia mengecewakan anda sendiri 
Tentu tidak mudah bukan memberikan kata maaf untuk orang tersebut? Apalgi rasa percaya kita akan orang tersebut hilang begitu saja . 

Seperti kisah saya sebelumnya,Ketika saya merasa dialah yang terakhir dan dialah yang terbaik untuk hidup saya,namun pada akhirnya takdir berkata lain .Kita berpisah dengan suatu permasalahan yang tak saya harapkan sebelumnya .Sehingga pada akhirnya saya terpaksa harus membencinya atas apa yang telah dia perbuat .
Nah dari cerita tersebut,apa sih yang bisa kita lakukan di saat orang yang kita percaya,namun mengkhianati janjinya.?lalu bagaimana caranya supaya kita bisa ada rasa percaya dan memaafkan segala kesalahannya ? ini dia trik dan tripnya 

1. Ikhlaskan atas segala yang telah terjadi
Sesakit apapun yang pernah kita rasakan oleh orang tersebut,ikhlaskanlah segala permasalah yang melanda kita sebelumnya.Karena dengan kita menerima segala kesakitan tersebut,kita bisa merasakan hati yang lega dan tenang . Coba anda lebih membuka diri agar bisa melupakan segala yang menyakitkan di masa lalau. Percaya akan Tuhan yang selalu memberikan kebaikan untuk kita sebagai umatnya.

2. Memaafkan 

Maafkanlah kesalahan orang tersebut dari hati yang paling dalam.Begitu sakit yang tak bisa di ungkapkan lagi,namun teguhkan niat dalam hati untuk memaafkan segala kesalahannya.Itu semua membuat segalanya menjadi lebih baik lagi .Coba anda berusaha untuk tetap sabar dan mau memaafkan semua kesalahanya.anggaplah itu hanya angin yang lalu .Hiruplah udara yang segar dihidupmu.Tanpa suatu beban apapun

3. Pujian 
Sebuah pujian untuk orang yang pernah menyakiti kita itu sangatlah penting .Agar dia bisa lebihbaik lagi dari sebelumnya.Sehingga tidak akan terjadi suatu kesalahan untuk yang kedua kalinya.Misalkan anda memujinya dengan"Hatimu baik,aku yakin itu,kamu tidak akan melakukan hal demikian lagi". Ketika orang tersebut mendengar perkataan anda,percayalah..dalam hatinya akan tumbuh sebuah pemikiran yang baik,sehingga dia akan merubah kesalahan yang lalu.Di dunia ini tak ada manusia yang ingin selamanya menjadi orang yang jahat .

4. Berfikir positif
Berfikir positif terhadap diri kita sendiri,atau terhadap orang lain sangatlah penting.Karena apa? tanpa adanya suatu pemikiran yang positif,segala yang kita inginkan tidak akan pernah terwujud.Yakin pada diri sendiri,bahwa anda tak akan selamanya merasa kecewa.Lambat laun,kebahagiaan yang lain akan datang pada kehidupan anda.Anda rasakan sendiri,meskipun prosesnya memang memakan waktu yang cukup lama . Berfikir positif terhadap oranglain.Ketika anda berfikiran positif terhadap seseorang,maka itulah sikap yang akan tumbuh pada diri anda dan orang tersebut.Dengan bagaimanapun tubuh anda menolak sebuah hal yang positif pada dirinya.Padahal,tak segalanya negatif dari orang tersebut.Ada sisi positifnya yang harus anda lihat. Sebuah kata keikhlasan,kata maaf,melupakan masalah yang lalu.itulah awal suatu proses anda melupakan dan memaafkan masalah dengannya .
Semoga anda bisa melupakan kesalahan orang yang membuat anda merasa benci dan tak ingin mengingatnya lagi .Terimakasih

Rabu, 16 Januari 2013

Kumpulan Cerita Rakyat Jepang Yang Terkenal -

Sama seperti Indonesia, Jepang memiliki banyak cerita rakyat yang mendunia dan melegenda. Dari sekian banyak cerita rakyat tersebut, ada beberapa yang ceritanya sangat populer baik di negara asalanya Jepang maupun hingga luar negeri Jepang. Berikut beberapa Kumpulan Cerita Rakyat Jepang Yang Terkenal.

1. Urashima Taro Photobucket
Seorang nelayan bernama Urashima Tarō menolong seekor penyu yang sedang disiksa sekawanan anak-anak. Sebagai rasa terima kasih telah ditolong, penyu mengajak Tarō berkunjung ke Istana Laut. Dengan menunggang penyu, Tarō pergi ke Istana Laut yang ada di dasar laut.

Di sana, Tarō bertemu putri jelita di Istana Laut yang bernama Putri Oto. Bagaikan mimpi, Tarō ditemani Putri Oto selama beberapa hari. Hingga akhirnya Tarō ingin pulang. Putri Oto mencegahnya, tapi tahu usahanya akan sia-sia. Putri Oto memberinya sebuah kotak perhiasan (tamatebako), dan berpesan agar kotak tidak dibuka. Dengan menunggang seekor penyu, Tarō tiba kembali di kampung halamannya. Namun semua orang yang dikenalnya sudah tidak ada. Tarō merasa heran, lalu membuka kotak hadiah dari Putri Oto. Asap keluar dari dalam kotak, dan seketika Tarō berubah menjadi seorang laki-laki yang sangat tua.

Menurut perhitungan waktu di dasar samudra, Tarō hanya tinggal selama beberapa hari saja. Namun menurut waktu di daratan, Tarō pergi selama 700 tahun.

2. Momotarō Photobucket
Di zaman dulu kala, hiduplah seorang kakek dan nenek yang tidak punya anak. Ketika nenek sedang mencuci di sungai, sebutir buah persik yang besar sekali datang dihanyutkan air dari hulu sungai. Buah persik itu dibawanya pulang ke rumah untuk dimakan bersama kakek. Dipotongnya buah persik itu, tapi dari dalamnya keluar seorang anak laki-laki.

Anak itu diberi nama Momotarō, dan dibesarkan kakek dan nenek seperti anak sendiri. Momotarō tumbuh sebagai anak yang kuat dan mengutarakan niatnya untuk membasmi raksasa. Pada waktu itu memang di desa sering muncul para raksasa yang menyusahkan orang-orang desa. Momotarō berangkat membasmi raksasa dengan membawa bekal kue kibidango. Di tengah perjalanan menuju pulau raksasa, Momotarō secara berturut-turut bertemu dengan anjing, monyet, dan burung pegar.

Setelah menerima kue dari Momotarō, anjing, monyet, dan burung pegar mau menjadi pengikutnya. Di pulau raksasa, Momotarō bertarung melawan raksasa dengan dibantu anjing, monyet, dan burung pegar. Momotarō menang dan pulang membawa harta milik raksasa.

3. Kintaro Photobucket
Kintaro adalah tokoh cerita rakyat Jepang berupa anak laki-laki bertenaga superkuat. Ia digambarkan sebagai anak laki-laki sehat yang memakai rompi merah bertuliskan aksara kanji emas. Di tangannya, Kintaro membawa kapak (masakari) yang disandarkan ke bahu. Ia juga kadang-kadang digambarkan sedang menunggang beruang.

Cerita Kintaro dikaitkan dengan perayaan hari anak laki-laki di Jepang. Kintaro dijadikan tema boneka bulan lima yang dipajang untuk merayakan Hari Anak-anak. Orang tua yang memajang boneka Kintaro berharap anak laki-lakinya tumbuh sehat, kuat, dan berani seperti Kintaro. Selain itu, Kintaro sering digambarkan menunggang ikan koi pada koinobori.

Cerita Kintaro konon berasal dari kisah masa kecil seorang samurai bernama Sakata Kintoki dari zaman Heian. Menurut legenda, ibunya adalah seorang Yama-uba yang hamil akibat perbuatan dewa petir Raijin. Kisah lain mengatakan, ibunya melahirkan bayi Kintaro dari hasil hubungannya dengan seekor naga merah.

4. Issun Bōshi Photobucket
Menurut cerita Issun Bōshi yang umum diketahui orang, pasangan suami istri lanjut usia yang tidak punya anak memohon kepada Sumiyoshi no Kami agar diberi anak. Permintaan mereka dikabulkan, dan lahir seorang anak yang tinggi tubuhnya hanya 1 sun (ukuran panjang yang setara dengan 3 cm). Anak itu ternyata tidak mau besar-besar, dan tingginya tetap 3 cm sehingga diberi nama Issun Bōshi yang berarti "biksu satu sun".

Pada suatu hari, Issun Bōshi ingin menjadi samurai. Ia pergi ke Kyoto membawa pedangnya berupa sebatang jarum, dan berlayar dengan perahu dari mangkuk kayu yang didayung dengan sebilah sumpit. Di Kyoto, ia diterima bekerja oleh sebuah keluarga yang tinggal di rumah besar dan mewah. Ketika putri dari keluarga tersebut ingin pergi ke kuil, Oni bermaksud menculiknya. Issun Bōshi berkelahi dengan Oni untuk melindungi sang putri. Oni menelan tubuh Issun Bōshi. Bagian dalam perut Oni ditusuk-tusuk oleh Issun Bōshi. Oni yang merasa kesakitan meminta Issun Bōshi untuk berhenti menusuk-nusuknya. Oni menyerah dan memuntahkan kembali Issun Bōshi.

Oni melarikan diri ke gunung setelah meninggalkan sebuah palu ajaib. Palu itu disebut Uchide no Kozuchi yang bisa mengabulkan permintaan atau mengeluarkan uang bila diayunkan. Issun Bōshi menggunakan palu ajaib untuk mengubah tubuhnya menjadi seukuran laki-laki dewasa. Issun Bōshi menikahi sang putri dan hidup bahagia selamanya. Mereka berdua bisa mendapat makanan enak dan uang berlimpah hanya dengan mengayunkan palu ajaib.

5. Oni Photobucket
Shuten Dōji adalah oni yang kabarnya tinggal di Provinsi Tamba. Ia juga digambarkan memiliki tanduk dengan rambut merah di kepala yang tumbuh menjadi satu dengan kumis, janggut, cambang, dan alis. Tangan dan kakinya seperti tangan dan kaki beruang. Walaupun demikian, orang mulanya tidak tahu sosok oni yang sebenarnya. Pada mulanya, oni adalah sosok yang tidak terlihat, dan berasal dari kata "onu". Ia kadang-kadang digambarkan sebagai pria tampan atau wanita cantik yang suka memangsa laki-laki atau perempuan muda yang sedang diingininya. Gambaran tentang oni yang sekarang diketahui orang diperkirakan bercampur dengan sosok raksasa.

Oni dalam cerita rakyat sering digambarkan berkulit merah dengan rambut pirang atau coklat tua. Sosok oni diperkirakan berasal dari penampilan bajak laut yang datang dari perairan sekitar Rusia. Kulit mereka yang putih menjadi merah setelah terbakar matahari. Penduduk setempat yang belum pernah melihat orang asing mengira mereka adalah oni.

6. Tamamo-no-mae Photobucket
Tamamo-no-Mae adalah figur legendaris dalam mitologi Jepang dan cerita rakyat Jepang. Di Otogizoshi, kumpulan prosa Jepang ditulis selama periode Muromachi. Ia dikatakan sebagai wanita paling cantik dan pintar di Jepang. Tubuh Tamamo-no-Mae secara misterius baunya selalu enak, dan pakaiannya tidak pernah kotor. Tamamo-no-Mae tidak hanya cantik, tetapi ia juga bijaksana. Walaupun ua hanya berusia dua puluh tahun, tak ada pertanyaan yang tidak dapat ia jawab. Tamamo-no-Mae adalah sesosok Kitsune (rubah).

Penyakit or something wrong?

Kepalaku diserang semacam penyakit membingungkan . 
Penyakit yang benar-benar menguras fikiran dan tenaga secara tidak langsung -.
Cape tau gak sih? kenapa harus aku yang ada di posisi kaya begini ?
Coba kamu yang ada di posisi kaya aku,masih bisa kamu memaafkan segalanya?
Hmmm rasanya memang tak harus terfikirkan secara berlarut,namun susah untuk di hilangkan dari otak :( so sad banget.Ngeliat si badan ko berubah banget.jadi kecil,tulang-tulang tampak nampak kelihatan dengan jelas.
Hey somebody there,please don't make me confused. If you love me,say it n come here :) ciee sedikit pake bahasa leter C :D hahahaha Tapi sedikit terkurangi bebanku saat ini.Mungkin karena sedikit berbicara,ya meskipun tanpa adanya muka yang jelas di depanku.Cukup aku berbicara dengan layar komputer saja .hehe sedikit dibilang miris ya idup ane kalo terus-terusan kaya gini. Berkawan dengan si jomlo,sama dengan aku berkawan dengan kesepian . cieeeh sok sedih gitu deh :D 
Adakah seseorang diluar sana yang merhatiin aku? kayanya cuma berkhayal dan gak mungkin. hahaaha Sudahlah tak ada yang harus aku sesali,semuanya akan baik-baik saja walaupun tanpa dia (dia yang dimaksud sesosok pacar gitu) .
Masih ada sodara-sodara aku dan semua teman-teman aku yang baik ! Tapi mereka lagi dimana sekarang? kayanya nggak ada deh ! Di saat aku emang paling butuh banget.Gak mungkin juga aku harus menceritakan kesedihan dan keinginanku dekat dengan mereka.Yang di lain sisi,mereka juga sama sedang sibuk akan urusan pribadi mereka sendiri .Jadi plis deh mikir seratus kali untuk meminta simpati dari mereka :)
Perasaan seseorang tak bisa kita pahami,dan tanpa di sadari sebenarnya aku sudah cukup mandiri menghadapi kesendirian.Ko lama-lama jadi males gak males untuk memulai suatu hubungan yang spesial .Entah karena belum ada yang cocok,atau mungkin karena belum adanya suatu komitmen bersama dengan lelaki lain.Entahlah...yang pasti terkadang aku iri dengan mereka yang punya pasangan.Kenapa aku sendiri? Dia aja yang gak kaya aku bisa punya pacar.kenapa aku jomlo terus? laaaah jwabannya simple ko "karena aku gak laku" singkong kali gak laku. hahahahaaha .Belum waktunya kamu untuk sakit hati lagi . Yess that's righ ! I agree with my statement ! cielaaah padahal dalam hati tuh ngegrutu bilang pengen pacar pengen pacar. hahaha Pengen ada yang merhatiin, n bisa di ajak buat sharing. 
Ada satu cowok yang baik,tapi kadang-kadang nyebelin juga.Ada juga si sang mantan yang care lagi sama aku,tapi dia punya pacar ! pliss deh yah gausah kaya gitu caranya kalo sayang.Lepaskan salah satunya.Aku tu gamau sakit terus sama sikap kamu.Dan dia juga,kamu selalu ada buat aku,tapi akhir-akhir ini kamu lupa dengan keinginan aku,kamu berusaha untuk menghindar dariku.aaaa sakit banget ketika hari-hari aku tanpa kamu :'( Tuh kan malah netes :( plis yah ini siang bukan malam.bukan saatnya meratapi yang sudah terjadi. lupakan dan carilah masadepanmu selain dia ! Tuuhkan pusing aku tambah parah kaan-.- kamu sih! ngebetein banget jadi orang. Dikiranya aku gak pernah peduli apa sama dia? kamu tau yang ada disamping aku pas aku sedih dan down banget.Inget kan ketika aku nangis segitu parahnya? siapa yang dengerin semua keluhan aku? kamu kan? iya emang kamu yang sayang sama aku. tapi tidak untuk sekarang :'( !Benci keadaan yang uda terjebak kaya gini. God please help me. I need you . Need you so much ...

Selasa, 08 Januari 2013

Profesi yang menjanjikan di tahun 2013

Jakarta - Melambatnya pertumbuhan ekonomi dunia di 2013 berdampak terhadap kinerja perusahaan termasuk penerimaan karyawan. Namun, ada profesi yang masih tetap eksis bahkan memiliki prospek yang bagus di 2013 karena tetap diperlukan perusahaan.

Seperti pengembang software atau peranti lunak yang tetap eksis di tengah gempuran krisis, serta profesi akuntan yang masih diperlukan korporasi. Mau tahu detail lengkap profesi yang masih 'seksi' bagi para pencari kerja atau profesional di 2013.

Berikut ini hasil penelusuran dari situs Investopedia

 1. Pengembang Peranti lunak



img 
Pengembang peranti lunak merupakan profesi yang masih menjanjikan di 2013. Para pengembang peranti lunak mengembangkan berbagai aplikasi komputer. Profesi ini masih sangat diperlukan oleh korporasi.

Setelah masa krisis ekonomi usai, terjadi peningkatan akan profesi ini. Hingga tahun 2020 akan terjadi peningkatan hingga 30% untuk jumlah pekerja pada profesi ini.


2.  Akuntan




img 
Profesi ini masih menarik perhatian di 2013. Posisi auditor dan akuntan diperlukan untuk menentukan besar pajak yang dibayar oleh perusahaan dan perseorangan.

Para auditor juga memberikan masukan mengenai laporan keuangan dan memastikan layak atau tidak laporan keuangan dipublikasikan ke publik. Profesi ini tetap diperlukan apapun kondisi ekonomi yang terjadi, karena perusahaan tetap membutuhkan laporan keuangan yang telah diaudit. Hingga tahun 2020, kebutuhan akan profesi ini bisa meningkat sampai 16%. 


3. Analis Riset Pemasaran


img 
Profesi sebagai seorang periset pemasaran masih menjadi profesi menarik dan incaran di 2013. Profesi ini membtuhkan kemampuan analisis yang kuat dan para mahasiswa semester akhir sangat melirik posisi ini.

Sejak tahun 2010, terjadi peningkatan hingga 10% untuk kebutuhan profesi ini. Bahkan hingga tahun 2020, jumlah pekerja sebagai riset pemasaran meningkat mencapai 41%.


4.  Analis Sistem Komputer


img
Profesi sebagai analis sistem komputer masih menarik dan diperlukan di 2013. Perusahaan membutuhkan profesi ini mendukung kinerja sistem komputer atau teknologi.Hingga tahun 2020, akan terjadi peningkatan pekerja di profesi ini mencapai 22%.

5.  Personalia


img 
Profesi personalia atau human resources masih menarik dan dibutuhkan di 2013. Seorang personalia harus memiliki kemampuan untuk wawancara dan menempatkan posisi karyawan serta memutuskan gaji, pelatihan dan bonus yang diterima karyawan. Hingga tahun 2020, setidaknya pertumbuhan profesi bisa tembus 21%.

http://finance.detik.com/read/2013/01/09/074312/2136796/4/6/5-profesi-ini-masih-menjanjikan-di-2013

Tuhan yang adil

Jika luka yang begitu sakit pernah aku rasakan
Tak mungkin orang lain tak pernah merasakan apa yang aku rasakan
Jika airmata merupakan simbol dari sebuah kesakitan
Maka senyuman yang tulus adalah obat akan sakit tersebut

Segala sesuatu yang tuhan berikan selalu indah
Jika terasa sakit di awal dan penuh luka
Maka suatu saat indah dan bahagia kan datang
Dan setelah kita sadar akan segala yang membuat sakit itu

Itulah awal dimana kita memulai hari baru
Dimana hari tanpa sakit ,hari tanpa luka
Di situlah awal kita menemukan arti bahagia darinya
Tersadar akan segala hal yang sakit dulu tergantikan dengan senyuman

Berusaha untuk ikhlas dengan dan tuhan berikan jawaban
Berusaha dengan tegar melawan ujian
Lihat dimana kita bisa melewati semua rintangan tersebut
Begitu indah dan kita tersadar bahwa Tuhan selalu adil